Kadin Apresiasi Jokowi yang Berhasil Membangun Hingga Papua

Suara.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar perayaan HUT ke-50 Tahun dengan tema membangun Indonesia.

Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani mengatakan, momentum usia 50 tahun merupakan milestone yang tepat bagi Kadin Indonesia untuk mensyukuri dan merayakan segala pencapaian pengusaha, sebagai salah satu komponen bangsa, yang berperan penting bagi kemajuan perdagangan dan industri di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kadin memberikan penghargaan kepada Presiden Jokowi dengan mengalungkan medali sebagai penghargaan atas capaian pemerataan pembangunan.

Kadin menilai, upaya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia termasuk di Papua merupakan upaya yang signifikan untuk memeratakan pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa,” kata Rosan di The Ritz Carlton, Jakarta, Senin malam, (24/9/2018).

Di tempat yang sama, Presiden Jokowi menyampaikan selamat ulang tahun emas kepada Kadin Indonesia.

“Semoga terus maju dengan gemilang dan luar biasa, dalam perjalanannya selama ini, Kadin sudah turut membentuk ekonomi Indonesia,” kata Jokowi.

Jokowi juga menyatakan rasa terima kasihnya atas penghargaan itu. Jokowi juga berharap Kadin bertumbuh menjadi lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun Kadin Indonesia. Perayaan ulang tahun emas. Semoga Kadin maju dengan gemilang,” ujarnya.

Tak lupa, Jokowi pun mengingatkan kepada seluruh pengusaha di Indonesia harus memiliki semangat kompetisi dan daya juang yang tinggi jika ingin menjadi pengusaha yang berhasil dalam menghadapi persaingan usaha.

“Kita memang harus merubah total mentalitas kita. Mentalitas yang berani berkompetisi. Jangan senang diproteksi, jangan senang dilindungi,” kata Jokowi.

Menurutnya, membangun Indonesia memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Oleh karena itu daya tahan dan etos kerja dari semua pihak, salah satunya pengusaha Indonesia sangat dibutuhkan.

“Proses itu sangat penting, maka dari itu semangat kompetisi harus lebih ditingkatkan agar Indonesia tidak kalah bersaing dengan negara lain,” katanya.

Fakhri Tetap Puas Meski Timnas U-16 Indonesia Gagal Atasi Vietnam

Liputan6.com, Kuala Lumpur – Pelatih timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini mengaku puas dengan hasil imbang 1-1 atas Vietnam U-16 di partai kedua Piala AFC, Senin (24/9/2018) di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Menurut Fakhri, timnya sudah bekerja keras dalam pertandingan tersebut.

“Saya cukup puas dengan kerja keras para pemain hari ini meskipun mereka sempat tertinggal satu gol lebih dahulu, namun mereka bisa sabar. Terbukti, di babak kedua kami bisa menyamakan kedudukan,” kata Fakhri seperti dilansir situs resmi PSSI.

Pertandingan melawan Vietnam berjalan tidak mudah bagi timnas U-16 Indonesia. Permainan keras tim lawan membuat David Maulana kesulitan mencari celah untuk mencetak gol.

Selain itu, Vietnam juga berhasil beberapa kali membahayakan gawang timnas U-16 Indonesia yang dikawal Ernando. Vietnam pun mencuri gol berkat tendangan bebas Khuat Van Khang di menit ke-31.

Timnas U-16 Indonesia beruntung memiliki Sutan Zico. Ya, lewat gol Zico lah timnas U-16 Indonesia bisa menyamakan pada menit ke-50.

“Tapi saya senang dengan hasil ini. Satu poin bisa kami raih dan itu menjadi modal awal kami untuk menghadapi pertandingan terakhir kami melawan India,” kata Fakhri.

Berita video momen gol sensasional Bagas Kaffa untuk Timnas Indonesia saat mengalahkan Iran pada fase grup Piala AFC U-16 2018, Jumat (21/9/2018).

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Penarikan Kembali Produk Hybrid dari Toyota

Suara.com – Toyota Motors Corp., dikabarkan tengah melakukan penarikan kembali atau proses recall atas produk-produk hibridanya. Antara lain adalah Toyota Prius, Prius PHV (atau plug-in hybrid vehicle), serta C-HR, dengan jumlah total mencapai 1,03 juta unit.

Sejauh ini, sebanyak 217 ribu unit produk hibrida atau hybrid Toyota telah dijual di Amerika Utara dan sejumlah 219 ribu unit untuk Eropa. Lantas produk yang terdampak diperkirakan hampir setengahnya atau sekitar 554 ribu unit berada di Jepang.

Mengutip Autoevolution, recall ini terkait masalah kabel pada mesin yang bisa menimbulkan risiko kebakaran.

Toyota yang telah memproduksi kendaraan hybrid sejak 2015 untuk pasar otomotif dunia menjelaskan bila kawat harness yang terhubung ke unit kontrol daya hybrid dikhawatirkan bakal bersentuhan dengan penutup pada titik sambungan.

Jika debu menumpuk pada kabel harness atau penutup, insulasi pada kabel lambat laun bisa berkurang akibat getaran kendaraan. Hal ini menyebabkan sambungan pendek listrik, yang bisa menghasilkan panas dan menimbulkan risiko kebakaran.

Selain ketiga model Toyota Prius, Prius PHV, dan C-HR, masalah juga dialami Lexus LC 500H karena masalah perangkat lunak dalam komputer sistem hibrida. Kondisi ini bisa mengakibatkan lampu emergency menyala dan sistem hibrida mati.

Sejauh ini, Toyota belum mendapat informasi adanya korban jiwa akibat dua masalah yang melanda produk hibridanya tadi.

Akan tetapi, sebagai langkah antisipasi telah diserukan kepada para dealer untuk menambahkan pelindung pada bagian ruang mesin untuk menghindari risiko kekurangan daya listrik.

Tandang ke PSS, Kalteng Putra Waspadai El Loco dan Tekanan Suporter

Sleman: Kalteng Putra akan menghadapi PSS Sleman pada pekan ke 18 Liga 2 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Selasa, 25 September 2018. Kehadiran pemain senior Cristian ‘El Loco’ Gonzales dan tekanan suporter akan jadi tantangan buat klub asal Pulau Borneo ini. 

Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi telah menyiapkan 18 pemainnya untuk meladeni PSS Sleman. Ia menilai, semua pemain PSS harus diwaspadai, khususnya El Loco. 

Meski sudah berusia 41 tahun, pergerakan tanpa bola Gonzales kerap membahayakan tim lawan. “Semua pemain (PSS) Sleman memiliki kekuatan merata. Apalagi Gonzales. Semua tahu dia goal geater,” kata Kas Hartadi di Stadion Maguwoharjo Sleman, Senin, 24 September 2018. 
 

Baca: Piala Asia U-16: Indonesia Hanya Bermain Imbang dengan Vietnam

Ia memastikan sudah menginstruksikan pemainnya untuk mengawal Gonzales. Selain itu, tak ada masalah pemain yang mengalami cedera atau akumulasi kartu. 

Kas Hartadi juga menilai tekanan suporter PSS akan bisa menyulitkan timnya. Setidaknya, lebih dari 20 ribu suporter hampir selalu memadati Stadion Maguwoharjo saat PSS bermain kandang. 

“Kami datang ke sini (Stadion Maguwoharjo) untuk curi poin saja. Saya sudah bilang ke pemain soal suporter untuk persiapan mental,” ujarnya. 
 

Baca juga: Evaluasi Fachri Husaini usai Timnas U-16 Diimbangi Vietnam

Ia mengakui, timnya belum aman untuk bisa lolos ke babak delapan besar Liga 2. Meskipun, kini Kalteng Putra bercokol di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 2 dengan perolehan 30 poin. 

Di sisi lain, tim tuan rumah PSS berada di peringkat kedua dengan nilai 34. Perolehan nilai PSS dengan pemuncak klasemen sementara Madura FC sama, namun Madura FC unggul head to head. 

Untuk mengamankan peluang lolos ke babak delapan besar, Kas Hartadi berharap timnya bisa memenangi tiga laga kandang terakhir. Tiga lawan yang bakal mereka hadapi yakni Blitar United, PSIM Yogyakarta, dan Persiwa Wamena. “Kita ingin sapu bersih tiga laga home,” kata dia. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Ketum PSSI Kecam Insiden Tewasnya Suporter Persija

(ACF)

Serang Wasit, Pemain Persiwa Dihukum Seumur Hidup

Jakarta: Komite Disiplin PSSI telah melakukan sidang terkait pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di kancah sepak bola tanah air. Sidang tersebut digelar Sabtu 22 September.

Laga Persegres Gresik United melawan Persiwa Wamena menjadi sorotan pada sidang Komdis tersebut. Pertandingan Liga 2 yang berlangsung pada Minggu 15 September lalu, paling banyak menghadirkan pelanggaran.

Sebanyak tujuh pemain dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindakan kekerasan terhadap wasit. Hukuman terparah menimpa Aldo Claudio yang terbukti telah mendorong, memukul, dan menendang wasit.

Atas perbuatannya, Aldo dilarang beraktivitas sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup. Sementara enam pemain Persiwa lainnya rata-rata dihukum 12 bulan beraktivitas di lingkungan PSSI.

Tak hanya para pemain, Persiwa yang pada laga melawan Persegres kalah 1-2 juga harus membayar denda. Klub asal Papua itu harus membayar denda sebesar Rp50 juta.

Di kompetisi Liga 1 Indonesia, beberapa klub besar juga terjerat sanksi dari PSSI. Mereka adalah Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.

Persebaya mendapatkan denda sebesar Rp70 juta. Sanksi tersebut diberikan saat Bajul Ijo menjamu PS Tira. Ketika itu terdapat suporter yang menyalakan flare dan pelemparan saat pertandingan.

Sedangkan Persib Bandung juga mendapat sanksi sebesar Rp50 juta, karena gagal menghalangi suporternya melakukan pelemparan botol ketika laga Maung Bandung kontra Arema pada 13 September.

Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin, 22 September 2018
1. Pemain Persib Bandung – Patrich Wanggai
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Mitra Kukar vs Persib Bandung
– Tanggal kejadian: 10 Agustus 2018
– Jenis pelanggaran: Menginjak Pemain Mitra Kukar
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 3 (tiga) kali dan denda Rp. 10.000.000

2. Blitar United
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Blitar United vs Persiba Balikpapan
– Tanggal kejadian: 4 September 2018
– Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam satu pertandingan
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

3. Pemain PSBS Biak
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: PSIM Yogyakarta vs PSBS Biak
– Tanggal kejadian: 5 September 2018
– Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) kali dan denda Rp. 10.000.000

4. Persiwa Wamena
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persiwa Wamena vs PS. Mojokerto Putra
– Tanggal kejadian: 10 September 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan ke arah bench PS. Mojokerto Putra
– Hukuman: Sanksi Denda Rp. 25.000.000,-

5. PS. TIRA
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PS. TIRA
– Tanggal kejadian: 11 September 2018
– Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam satu pertandingan
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

6. Persebaya Surabaya
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PS. TIRA
– Tanggal kejadian: 11 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menyalakan flare dan pelemparan
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 70.000.000

7. Persib Bandung
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Arema FC 
– Tanggal kejadian: 13 September 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan Botol
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

8. Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Arema FC 
– Tanggal kejadian: 13 September 2018
– Jenis pelanggaran: Seseorang tidak teridentifikasi masuk ruang ganti wasit
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

9. Pemain PSPS Riau – Sdr. Fadau
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: PSPS Riau vs Persik Kendal
– Tanggal kejadian: 14 September 2018
– Jenis pelanggaran: Memukul wajah penjaga gawang Persik Kendal
– Hukuman: Sanksi larangan bermain 4 kali dan denda Rp. 10.000.000

10. Pemain Persik Kendal – Sdr. Rizki Kurniawan
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: PSPS Riau vs Persik Kendal
– Tanggal kejadian: 14 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menyerang pemain PSPS Riau dengan cara melompat dan menendang
– Hukuman: Sanksi larangan bermain 4 kali dan denda Rp. 10.000.000

11. Panitia Pelaksana Pertandingan PSPS Riau
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: PSPS Riau vs Persik Kendal
– Tanggal kejadian: 14 September 2018
– Jenis pelanggaran: Suporter PSPS Riau masuk ke dalam lapangan melakukan pelemparan sehingga pertandingan terhenti
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

12. Pemain Persiwa Wamena – Sdr. Aldo Claudio
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Mendorong, Memukul dan menendang wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup

13. Pemain Persiwa Wamena – Sdr. Abdul Haris Tuakia
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Memukul dan menendang wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan

14. Pemain Persiwa Wamena – Sdr. Andreas C. Ado
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menendang wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan

15. Pemain Persiwa Wamena – Sdr. Darus Ruspandi
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menendang wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan

16. Pemain Persiwa Wamena – Sdr. Adek Edo Kurnia C
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menendang wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan

17. Pemain Persiwa Wamena, Hobert Robert E.
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menendang wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 bulan

18. Pemain Persiwa Wamena, Riyan Ardiansyah
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menyikut asisten wasit
– Hukuman: Sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 bulan

19. Persiwa Wamena
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena
– Tanggal kejadian: 15 September 2018
– Jenis pelanggaran: Pemain Persiwa Wamena secara bersama-sama menganiaya wasit.
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000,-

Tuntutan Persija Setelah Jakmania Tewas

(ACF)

Soal Suporter Persija Tewas, Kemenpora Bantah Intervensi PSSI

Liputan6.com, Jakarta – PSSI mendapat tugas untuk segera mengambil keputusan terkait tewasnya suporter Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018). Kemenpora pun ikut mendorong agar PSSI segera menyelesaikannya.

Korban bernama Haringga Sirilia yang notabene anggota The Jakmania ditemukan tewas jelang duel Persib Bandung melawan Persija. Pria berusia 23 tahun itu jadi korban pengeroyokan yang dilakukan sejumlah Bobotoh, pendukung Persib.

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) langsung mendesak PSSI untuk mengambil sikap terkait tewasnya suporter Persija itu. Bahkan, BOPI juga menetapkan batas waktu untuk PSSI, yakni dalam waktu sepekan ke depan.

Kemenpora pun mendukung langkah yang dilakukan BOPI terkait desakan untuk PSSI. Namun, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak melakukan intervensi. Ia menegaskan hanya bersikap selayaknya yang harus dilakukan pemerintah.

“Apakah Kemenpora akan bersikap tegas? Why not! Ini sudah jadi concern nasional. Apakah ini campur tangan pemerintah?Ini bukan bentuk campur tangan, ini bentuk concern, bentuk perhatian pemerintah. Karena kalau pemerintah sampai tidak berbuat, itu akan dilematis bagi kami. Kami berbuat sejauh tidak sampah ke ranah statuta FIFA,” ujar Gatot di Gedung Kemenpora, Senin (24/9/2018).

Seorang suporter Persina tewas setelah dikeroyok oleh para pendukung Persib Bandung. Polisi menetapkan 8 orang Bobotoh atau suporter Persib Bandung sebagai tersangka.

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Sekolah Kopi Pertama di Indonesia Ada di Jawa Barat

Suara.com – Pemerintah menjadikan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK PPN) Tanjung Sari di Sumedang, Jawa Barat, sebagai bagian proyek percontohan sekolah dengan jurusan kopi, menjadikannya sekolah kopi pertama di Indonesia.

Dikutip dari ANTARA, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan meresmikan jurusan kopi di SMK PPN Tanjung Sari pada Senin (24/9/2018) kemarin.

Selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi, Darmin Nasution mengatakan pelaksanaan proyek percontohan jurusan kopi di SMK itu merupakan bagian dari peta jalan kebijakan pengembangan vokasi di Indonesia tahun 2017-2025.

Berdiri sejak tahun 194, SMK PPN Tanjung Sari dinilai memiliki dasar dan kualitas dalam pengelolaan kopi sejak zaman Belanda.

“Ironis kalau Indonesia tidak punya sekolah kopi yang komprehensif dari hulu sampai hilir. Oleh sebab itu kami memberanikan diri dan atas izin Mendikbud untuk melakukan pilot project sekolah kopi di SMK PPN ini,” katanya.

Darmin mengatakan industri kopi terbesar di dunia lahir di Indonesia, tepatnya di Jawa Barat yang dikenal dengan produksi kopi Gunung Malabar. Pada masa lalu kopi Malabar dibawa ke Belanda kemudian disebar di daratan Amerika Latin.

“Seharusnya industri kopi kita lebih berkembang dan maju dari mereka,” ujarnya.

Setelah proyek percontohan jurusan kopi di sekolah menengah kejuruan itu, ia menjelaskan, mulai awal 2019 pemerintah akan memperbanyak SMK yang memiliki jurusan kopi. Targetnya, minimal ada satu SMK dengan jurusan kopi di tiap kota di Indonesia.

“Jadi ini adalah upaya kita mempersiapkan percontohan untuk diperbanyak di tahun depan. Anggaran sudah disiapkan di APBN untuk diterapkan di seluruh Indonesia,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sepakat program keahlian di SMK harus relevan dengan perkembangan saat ini. Ekonomi kopi menurutnya merupakan tren baru di dunia.

“Saya setuju SMK harus relevan dengan ekonomi baru, sekarang lagi tren di seluruh dunia adalah ekonomi kopi,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil itu.

Sebagai daerah penghasil kopi terbaik di dunia, ia mengatakan, Jawa Barat harus memiliki sumber daya manusia andal di bidang industri kopi.

Pemerintah Jawa Barat berencana membuka jurusan kopi di SMK-SMK yang ada di seluruh wilayahnya.

“Masa Jabar tidak melahirkan lulusan-lulusan yang ahli tentang industri kopi. Jadi saya dukung dan akan masif kan di seluruh Jabar program ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa upaya-upaya untuk menjadikan Jawa Barat sebagai produsen kopi terbesar di dunia sudah dilakukan sejak tahun 2014, antara lain melalui pembagian 10 juta benih kopi unggulan bersertifikat kepada petani dan penyaluran satu juta pohon kopi kepada 61 kelompok tani di enam kabupaten.

Selanjutnya, menurut dia, pada 2015 dan 2016 dilakukan penyaluran empat juta benih kopi dan pada 2017 dibagikan lima juta benih kopi.

“Lima tahun kedepan, yaitu 2018-2023, direncanakan akan kembali mendistribusikan 23,5 juta (benih) kopi, disebar ke seluruh Jabar,” kata Ridwan Kamil. (ANTARA)

Terkait Suporter Tewas, PSSI Masih Menunggu Laporan PT LIB

Jakarta: PSSI selaku organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia belum mengambil sikap terkait insiden tewasnya suporter Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 23 September kemarin.

Namun, dalam rilis di situs resmi, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyayangkan peristiwa tersebut dan ikut berbelasungkawa.

“PSSI ikut belasungkawa yang mendalam atas kejadian yang menimpa Haringga Sirilia. Kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa ini. Kami mengecam oknum pelaku,” kata Edy dalam situs PSSI, Senin 24 September 2018.

“Kami harap kejadian ini tak terulang di sepak bola Indonesia,” sambungnya.

Baca: Pernyataan Resmi Persib Terkait Kematian Jakmania di GBLA

“Kita percayakan kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas. Tentu PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru dan klub-klub juga akan melakukan evaluasi agar ke depan hal-hal seperti ini tidak terulang lagi,” tambahnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan PSSI masih menunggu laporan lengkap PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator untuk sikap yang akan diambil terkait insiden tersebut.

“PSSI, masih menunggu laporan lengkap dari LIB,” kata Joko kepada medcom.id lewat pesan Whatsapp, Senin 24 September 2018.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Polisi Selidiki Pengeroyokan yang Tewaskan Suporter di GBLA

(ASM)

Kento Momota di Mata Anthony Sinisuka Ginting

Jakarta: Tunggal putra Indonesia Anthony Ginting membawa pulang gelar dari China Open 2018. Ia mengalahkan Kento Momota di final dengan skor 23-21 21-19.

Meski berjalan dua game, duel yang melibatkan Kento dengan Ginting menarik untuk disimak. Apalagi dalam dua bulan belakangan ini, kedua pebulu tangkis sudah bertemu dua kali.

Selain di China Open 2018, keduanya juga bentrok pada babak kedua Asian Games 2018. Ketika itu Ginting juga memenangkan pertandingan 21-18 21-18.

Bagi Ginting Momota bukan pemain yang sembarangan. Ia sangat cerdas dan mampu membaca permainan lawan.

“Menurut saya, Momota adalah pemain yang pintar, dia bisa membaca kalau lawannya tidak percaya diri,” ujar Ginting. 

“Tiap bertemu dia, pertandingan tidak akan berjalan mudah. Ke depannya, semoga kami bisa menjadi generasi baru di tunggal putra,” sebut Ginting.

Tak lupa, Ginting pun membeberkan kelemahannya saat berada di lapangan. Dan terkadang bisa menjadi faktor kekalahannya.

“Ketika saya sudah dekat dengan kemenangan, tapi belum bisa mengamankan poin. Itu kelemahan saya. Intinya, walaupun kita sudah memimpin jauh, tapi kita belum mengamankan poin kemenangan, kita tidak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun,” jelas Ginting. 

“Saya tidak pernah mengalami kejadian ini sebelumnya. Ini adalah pelajaran buat saya, saya tidak boleh membiarkan ini terjadi lagi,” tegasnya.

Metro TV akan Siarkan Pertandingan Asian Para Games 2018

(FIR)

HEADLINE: Pelajaran Mahal dan Nilai Kemanusiaan di Balik Kematian Suporter Persija

Liputan6.com, Jakarta – “Tak ada satu pun pertandingan yang seharga nyawa…,” demikian Menpora Imam Nahrawi menulis di akun Instagram-nya.

Ada nada geram, marah yang teramat sangat dalam status pria asal Bangkalan itu, yang dia unggah Senin (24/9/2018), pagi. Sehari sebelumnya, tragedi mengenaskan memang mengiringi sebuah pertandingan sepak bola yang melibatkan tuan rumah Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Haringga Sirila, seorang suporter Persija, tewas di area parkir gerbang biru Stadion GBLA. Pemuda berusia 23 tahun itu meregang nyawa sebelum laga Persib vs Persija digelar, usai dikeroyok sekelompok oknum bobotoh.

Menpora pun mengutuk keras peristiwa memilukan ini. Dia menjamin, Pemerintah tidak akan tinggal diam.

Tak hanya Menpora, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang sempat ikut merayakan kemenangan 3-2 Persib atas Persija di dalam GBLA pun ikut menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap tewasnya suporter Persija ini. Aksi brutal beberapa orang suporter itu, kata Kang Emil, tak hanya menodai kemenangan yang telah susah-payah didapat Persib. Melainkan juga merupakan tindakan yang biadab dari oknum-oknum suporter.

“Bagaimanapun, dalam situasi seperti ini, secara kemanusiaan, saya pribadi memohon maaf kepada keluarga korban dan rekan-rekan The Jak Persija,” tulis kang Emil di akun Instagram-nya.

Semua orang memang mengecam tindakan brutal dan biadab ini, termasuk Viking Persib Club (VPC), kelompok pendukung resmi Tim Maung Bandung.Mereka juga merasa ikut terpukul dengan adanya tragedi mengenaskan ini. Dalam pernyataan resminya, VPC menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan mendukung penanganan hukum terhadap para pelaku pembunuh suporter Persija itu.

Seperti Menpora, VPC yang dikenal sangat militan saat mendukung Persib sepakat, tak ada kemenangan sebanding dengan nyawa. Sementara The Jakmania, kelompok pendukung Persija, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

Aparat kepolisian sendiri telah bergerak cepat. Polrestabes Bandung telah mengamankan 16 orang oknum bobotoh yang diduga terlibat. Delapan di antara mereka telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, luka itu tetap menganga. Bukan hanya bagi keluarga almarhum Haringga yang ditinggalkan dan suporter Persija, melainkan juga seluruh pencinta sepak bola Indonesia, yang merasa tragedi seperti ini tak perlu terjadi di sepak bola nasional.

Sebab, kasus meninggalnya seorang suporter mengiringi laga sepak bola, bukan pertama kalinya terjadi. Terdekat, April lalu, Micko Pratama, seorang suporter Persebaya Surabaya tewas di tangan sekelompok pemuda tak dikenal di Solo, usai menyaksikan laga tim kesayangannya melawan PS Tira di Bantul.

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Demi Haringga Sirila, Pemuda Ini Rela Jual Vespa

Suara.com – Publik Indonesia dikagetkan dengan meninggalnya pendukung klub sepak bola Persija, Haringga Sirila. Sebagai wujud simpati, seorang pemuda rela jual vespa klasik kesayangannya.

Pemuda bernama Bagus Tri Hutomo ini adalah seorang seorang scootish (pecinta skuter) rela menjual Vespa P150X keluaran tahun 1980 miliknya demi Haringga Sirila.

Haringga Sirila meninggal secara mengenaskan. Pemuda Cengkareng itu dikeroyok delapan orang bobotoh –julukan untuk suporter sepak bola Persib — sebelum laga Persija vs Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (23/9).

Kini, delapan tersangka tersebut telah diamankan polisi untuk dimintai pertanggung jawaban. Sementara, untaian doa dan simpati terus mengalir untuk Haringga Sirila.

Semua pihak sangat menyayangkan insiden keji yang kembali mencoreng muka dunia sepak bola Indonesia itu.

Dari dunia otomotif, Bagus Tri Hutomo seorang pemuda asal Bekasi lewat jejaring sosial @bagusan_vespa pun menunjukkan simpati yang luar biasa. Ia rela menjual Vespa P150X keluaran tahun 1980 miliknya demi Haringga Sirila.

Skuter tersebut dijual dengan harga Rp 5 juta. Nantinya setengah dari harga penjualan akan diberikan ke keluarga Haringga Sirila  untuk mengurangi beban mereka.

Lebih lanjut soal pemuda yang rela jual Vespa demi Haringga Sirila di MobiMoto.com.

Polisi Imbau Bonek tidak Datang ke Stadion Kanjuruhan

Malang: Pihak kepolisian bakal memberikan pengamanan khusus pada lanjutan Liga Indonesia 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 30 September 2018.

Sehingga diharapkan, insiden tewasnya salah satu pendukung Persija Jakarta usai dikeroyok oknum suporter Persib di area parkiran Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 23 September 2018 tidak terulang di Malang.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengimbau agar Bonekmania (julukan suporter Persebaya) tidak datang ke Stadion Kanjuruhan mengingat rivalitas antarsuporter yang telah terjadi sejak lama.

“Pertama, perlu diketahui bahwa ada kesepakatan bersama antarklub Arema dan Persebaya di mana masing-masing tidak mengirimkan supporter ke kandang lawan saat pertandingan,” kata Ujung saat dikonfirmasi, Senin 24 September 2018.

Ujung menjelaskan, hubungan antara Aremania dengan polisi berjalan baik. Sehingga diharapkan, puluhan ribu Aremania yang hadir di stadion dapat bekerjasama dengan polisi untuk ikut menjaga keamanan.

Baca: Tanggapan LIB Terkait Tewasnya Seorang Suporter di GBLA

“Di beberapa kesempatan sebelumnya temen-temen Aremania selalu membantu dan turut serta bersama Polres Malang menjaga keamanan dan kondisifitas wilayah Malang saat pertandingan-pertandingan sepak bola,” sambungnya.

Polisi juga sudah menyiapkan rencana pengamanan pada pertandingan tersebut. Salah satunya menggelar rakor pengamanan di Polda Jatim Rabu 26 September 2018 dengan melibatkan Polres-Polres di korwil Malang, Surabaya, Gresik, Perak dan Madura untuk antisipasi jalur. 

“Kita juga sudah dua kali rapat dengan panpel dan korwil-korwil Aremania terkait solusi tiket. Setelah rakor PAM di Polda kita juga akan laksanakan rakor pam teknis di Polres Malang termasuk saat technical meeting dengan kedua kesebelasan dan penyelenggara,” pungkasnya.

Laga Arema melawan Persebaya menjadi laga penuh gengsi bagi suporter dari kedua tim. Pertarungan antara dua tim besar di Jawa Timur ini selalu memiliki tensi yang berbeda. Bahkan dikabarkan, sebanyak 45 ribu tiket sudah ludes sejak beberapa hari yang lalu.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Polisi Selidiki Pengeroyokan yang Tewaskan Suporter di GBLA

(ASM)

Mulyadi, Bermimpi Raih Medali Asian Para Games 2018

Liputan6.com, Jakarta “Saya belajar renang dari sungai.” Itulah pengakuan Mulyadi saat dijumpai di kolam renang Kartasura, Solo waktu lalu. Pria asal Kalimantan Timur itu adalah atlet renang yang akan bertanding di Asian Para Games 2018.

Dia tidak menyangka, hobinya itu mengantarkan dirinya jadi atlet nasional. Saat masih kecil, Mulyadi sudah akrab dengan kursi roda. Tulang-tulang di kakinya rapuh sehingga tak bisa menopang tubuh bagian atas. Meski demikian, kondisi itu tak membuat Mulyadi lantas menyerah begitu saja pada kehidupan. Tulang kakinya boleh rapuh, tetapi mentalnya masih tetap kuat dan akan selalu begitu.

Ketika pertama kali melihat sungai Banjar dan ekspresi bahagia kawan-kawannya yang bermain di sana, tekad Mulyadi tumbuh. Pemuda yang lahir pada 17 Agustus 1991 itu juga ingin merasakan kebahagiaan yang sama ketika tubuh bertemu arus sungai yang tenang. Maka pada saat itulah dia mulai mengasah bakatnya di olahraga renang.

Salah seorang kawan yang kebetulan adalah atlet renang, melihat bakat Mulyadi. Dia pun mengajak Mulyadi untuk ikut berlatih di kolam renang. Hari demi hari, Mulyadi jalani dengan sepenuh hati. Sampai pada suatu hari, sang pelatih melihat bakatnya dalam berenang.

Awalnya ia gugup. Tentu ada perbedaan ketika berenang di sungai dengan di kolam. Lagipula dia hanya berasal dari kampung, yang untuk belajar renang tidak menggunakan jasa pelatih atau instruktur. Namun ia lawan kegugupan itu dengan kerja keras. Ketika berada di kolam, konsentrasi Mulyadi sepenuhnya tercurah di lintasan air.

Kejuaraan demi kejuaraan Mulyadi jalani. Mulai dari level regional, nasional, hingga internasional. Pada kejuaraan Asean Para Games 2017 di Malaysia, Mulyadi berhasil raih medali perunggu.

Pada kejuaraan Asian Para Games di Jakarta nanti, ia ingin meraih prestasi yang lebih baik lagi. Mulyadi sangat ingin berlaga di panggung Paralimpiade 2020 nanti. Untuk itu dia akan tampil habis-habisan di Asian Para Games 2018. Bangun pukul 3 dini hari, lalu mulai berlatih di kolam renang pada pukul 4 pagi sudah jadi rutinitas sehari-hari.

“Lelah, capek, ya pasti, cuma kami jalani karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk bangsa ini. Dukungan suporter jelas berpengaruh sekali untuk memberikan semangat kepada kami. Pokoknya ada nilai lebih untuk kami,” ujar Mulyadi ketika ditanya seberapa besar peran suporter pada Asian Para Games nanti.

(*)

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Mendag RI: Caleg Bagi-bagi Sembako, Pembelian Beras Berkurang

Suara.com – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memperkirakan tekanan masyarakat untuk membeli beras pada tahun 2019, persisnya selama tahapan Pemilu dan Pilpres 2019, akan berkurang. Artinya, masyarakat tidak akan banyak membeli beras pada tahun depan.

Politikus Partai Nasdem ini menjelaskan, pada tahun depan merupakan tahun politik. Pada tahun itu, calon anggota legislatif berkampanye, yang kemungkinan memberikan bingkisan beras kepada masyarakat.

“‎Saya tidak mau bicara tentang politik uang, tapi yang pasti, para caleg kan bikin jamuan. Tekanan pembeli beras berkurang. Karena sembako dibagi-bagi, keikhlasan caleg-caleg,” ujar Enggartiasto saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (24/9/2018).

Pria yang akrab disapa Enggar ini juga meminta para investor tidak perlu takut menghadapi tahun politik. Dia meyakini dunia usaha akan tetap berjalan baik pada tahun politik.

Selain itu, tambah Enggar, penurunan konsumsi juga tidak akan terjadi pada tahun depan. Pasalnya, masyarakat akan banyak dijamu para caleg.

“‎Tidak usah takut 2019, di sini ada Ketua Umum Partai Golkar, saya di Nasdem, yang pasti ada kampanye, banyak uang beredar,” tuturnya.

Paket Aerodinamis MotoGP Diadopsi untuk Ducati Panigale V4

Suara.com – CEO Ducati Claudio Domenicali membeberkan tentang masa depan Ducati Panigale V4. Dalam sebuah cuitan, Bos Ducati ini mengungkapkan, akan segera menyematkan paket aerodinamis MotoGP pada superbike racikannya.

“Kami tidak sabar untuk merilis semua teknologi MotoGP ke versi produksi V4 masa depan,” tandas Claudio Domenicali, seperti dikutip dari MoreBike, Senin (24/9/2018).

Claudio Domenicali menambahkan, ke depannya tidak akan ada lagi yang menanyakan kapan paket aerodinamis tersemat pada V4. Sebab pihaknya telah menjawab, dan akan melakukannya segera.

“Paket aerodinamis MotoGP yang dilihat setiap minggu akan terdapat pada Ducati Superbike. Dan akan diproduksi secara massal,” terangnya.

V4 sendiri ditopang dengan mesin 4-silinder yang diproduksi massal. Teknologinya mengadopsi jantung pacu yang diturunkan langsung dari tunggangan MotoGP, Desmosedici V4 dengan kapasitas mesin 1.103 cc.

Soal tenaga, Ducati Panigale V4 sanggup mengeluarkan tenaga sampai 220 daya kuda, dengan bobot yang diklaim tergolong ringan, 196 kg.

Lantas soal harga, motor keren ini sarat unsur aerodinamis ini diberi label GBP 19,250 atau setara Rp 342 juta untuk varian bawah, dan GBP 34,995 atau sekitar Rp 621 juta untuk kelas atas.

5 Fakta Menarik Anthony Ginting Juara China Open 2018

Liputan6.com, Jakarta Anthony Sinisuka Ginting membawa pulang gelar juara China Open 2018 setelah pebulutangkis Jepang, Kento Momota, 23-21, 21-19 di Olympic Sports Centre Xincheng Gymnasium, Changzhou, Jiangsu, Minggu (23/9/2018). Keberhasilan Anthony sekaligus mengakhiri paceklik gelar tunggal putra Indonesia dari kejuaraan yang sama sejak 1994. 

Namun bukan itu saja yang menjadi fakta menarik kemenangan Anthony. Jalan terjal yang dilaluinya sejak babak pertama membuat kemenangan Anthony kian terasa spesial. 

Berikut ini empat fakta-fakta menarik kemenangan Anthony di China Open 2018 yang menarik untuk disimak:

1. ‘Pembunuh’ Juara Dunia

Jalan terjal sebenarnya mengadang Anthony di Negeri Tirai Bambu mengacu pada lawan-lawan yang dihadapinya. Sebelum mengangkat gelar, Anthony harus melewati adangan empat pebulutangkis yang pernah menjadi juara dunia, yakni Lin Dan (2006, 2007, 2009, 2011, dan 2013), Victor Axelen (2017), Chen Long (2014, 2015), dan Momota (2018). 

2. Balas Dendam

Perjalanan Anthony semakin terasa spesial karena dia berhasil membalas dendam atas kekalahan yang dialami dari Chou Then Chen. Chen sebelumnya menghentikan langkah Anthony di babak semifinal nomor tunggal Putra Asian Games 2018. Akibat kekalahan ini, pebulutangkis asal Jawa Barat itu sempat menuai kritik dari warga net atau netizen. 

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Bertemu di Kadin, Buwas Kembali Sindir Mendag soal Beras

Suara.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada Senin (24/9/2018) pagi mengumpulkan sejumlah pemangku kepentingan, seperti Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), perwakilan Kementerian Perdagangan dan perwakilan Kementerian Pertanian.

“Kita ingin membicarakan ketahanan pangan, sembilan bulan ke depan akan ada sibuk Pileg dan Pemilihan Presiden, tetapi ada hal penting menjaga ketahanan pangan dan bagi kita di Kadin adalah pembahasan terkait komoditas beras, jagung, gula dan kedelai,” kata Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kadin Indonesia Franciscus Welirang yang juga hadir dalam diskusi tersebut.

Franky mengatakan sejumlah komoditas seperti beras, jagung, gula, hingga kedelai dan ayam menjadi penting untuk diperhatikan seluruh pemangku kepentingan dalam kaitannya dengan pengendalian inflasi.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso yang sering disapa Buwas mengatakan ketahanan pangan belum sepenuhnya tercapai karena Indonesia hingga saat ini masih membuka impor beras.

Menurut Buwas, pemerintah belum bersinergi untuk benar-benar menghentikan impor.

“Saya miris negara agraris besar masa pangan impor. Apalagi kalau saya jadi petani, seolah-olah kita tidak berpihak ke petani. Jadi bagaimana kita berpikir sinergi membangun ketahanan pangan,” kata Buwas.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani. Ia menekankan bahwa selain ketahanan pangan, Indonesia juga harus memenuhi target sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.

“Yang paling penting juga bersamaan dengan meningkatkan kesejahteraan para petani. Itu penting, karena hal itu bisa terwujud dengan kerja sama semua pihak, pengusaha dan pengambil kebijakan,” kata Rosan. (Antara)

Gol Pique Selamatkan Barcelona dari Kekalahan atas Girona

Barcelona: Barcelona nyaris dipermalukan Girona ketika memainkan jornada kelima La Liga 2018—2019. Untungnya Gerard Pique mampu membuat gol, sekaligus menghindari Barca dari kekalahan.

Barca sempat unggul melalui gol yang dicetak Lionel Messi pada menit ke-19. La Pulga membuat gol usai mengonversi dengan baik umpan Arturo Vidal.

Unggul 1-0, Barca justru mendapatkan bencana setelah Clement Lenglet diganjar kartu merah. Bek asal Prancis itu tertangkap kamera menyikut pemain Girona pada menit ke-35.

Kondisi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Girona. Striker tim tamu, Cristian Stuani membuat gol penyama kedudukan pada menit ke-45. Sekaligus menjadikan skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Girona berbalik unggul menjadi 2-1, setelah Stuani mencetak gol kedua untuk timnya pada menit ke-51.

Tapi keunggulan Girona buyar setelah Gerard Pique mencetak gol pada menit ke-63. Gol yang juga menghindari tuan rumah dari kekalahan.

Hasil ini tetap membawa Barca mempertahankan posisi di puncak klasemen dengan mengoleksi 13 poin. Pasukan Ernesto Valverde unggul agresivitas gol dari Real Madrid yang berada di posisi kedua klasemen sementara.

Susunan pemain
Barcelona:
Ter Stegen; Semedo, Pique, Lenglet, Alba; Arturo Vidal, Busquets, Arthur; Messi, Suarez, Dembele

Girona: Bono; Bernardo, Alcala, Juanpe; Aday, Aleix Garcia, Pons, Granell, Muniesa; Portu, Stuani

Timnas Indonesia U-19 Ditahan Imbang Thailand

(FIR)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.