Bunga Tulip ternyata berasal dari Turki, bukan Belanda

Jakarta (ANTARA) – Bunga Tulip yang dikenal luas berasal dari Belanda ternyata berasal dari Turki, dan bunga itu mekar setiap akhir bulan Maret di Kota Istanbul.

“Tulip sebenarnya berasal dari Turki, dulu dibudidayakan pada masa kekaisaran Ottoman dan kemudian baru masuk ke Belanda,” kata warga Istanbul yang juga pemandu wisata Tugrul Turnali (32) di Istanbul, Turki pada Jumat (22/3).

Buktinya, motif Bunga Tulip sudah dipakai sejak lama dalam berbagai seni ornamen Turki dan Persia.

Kata Tulip berasal dari kata dalam Bahasa Turki yakni “turban”.

“Disebut turban karena bentuknya menyerupai turban alias penutup kepala khas Turki yang biasa dipakai pria Turki,” kata Turnali.

Emirgan Park

  Taman Emirgan di Turki (ANTARA News/Ida Nurcahyani)

Salah satu destinasi wisata terkenal tempat menikmati indahnya Tulip di Istanbul adalah Emirgan Park, yang terletak di wilayah Emirgan, distrik Saryer, Istanbul, atau di pesisir Eropa Bosphorus.

Salah satu taman publik terbesar di Istanbul itu memiliki luas 470 ribu meter kubik yang dikelola pemerintah kota.

Setidaknya ada 120 spesies tumbuhan di taman itu, termasuk pohon pinus berbagai jenis dan bunga tulip warna-warni.

Di taman itu, pengunjung bisa menikmati indahnya taman bunga dan sejuknya hutan pinus sambil lari-lari kecil di jogging track atau piknik di bangku-bangku taman yang banyak tersedia di sana.

Meski demikian, jika berkunjung ke Emirgan Park harus berhati-hati saat bertemu anjing-anjing liar. Meski tampilannya bersih, beberapa cenderung galak saat didekati.

Baca juga: Jelajah salju Uludag sambil menjajal Prograde Camera Galaxy S10

Baca juga: Menjajal Samsung Galaxy Buds

Baca juga: Samsung pasarkan Galaxy A30-A50 mulai Rp3,39 juta

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019