Kejurnas jadi Penilaian Terakhir Promosi-Degradasi PBSI

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)

Jakarta: Kejuaraan Nasional PBSI akan digelar di Jakarta pada 18 hingga 22 Desember mendatang. Bagi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Susy Susanti, Kejurnas menjadi seleksi terakhir promosi-degradasi PBSI.

Kejurnas tahun genap ini akan dibagi menjadi dua bagian yaitu divisi I dan divisi II. Ada tiga ketentuan peserta yang masuk ke divisi I, yaitu mereka yang memiliki kontribusi besar dalam mengirim atlet ke Pelatnas PBSI seperti provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. 

Sementara itu, pada tahun genap ini juga, Kejurnas kelas dewasa akan memainkan nomor beregu campuran yang memainkan nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri serta ganda campuran. Sementara kelas taruna memainkan nomor perorangan.

Kelas taruna juga menjadi salah satu tempat ujian para atlet muda serta untuk meninjau hasil pembinaan bibit-bibit muda di klub. Karena mereka lah yang akan menjadi generasi penerus di masa datang.

“Kami akan memulangkan semua atlet ke klub menjelang kejurnas. Akan ada pemanggilan lagi setelah kejurnas, mungkin awal tahun depan akan diumumkan daftar promosi dan degradasi,” ujar Susy seperti rilis yang diterima dari Humas PBSI. 

Pada Kejurnas dua tahun lalu, Kejurnas PBSI 2016 dilangsungkan di Solo, Jawa Tengah. Ketika itu, PB Djarum Kudus menjadi jawara dengan mengalahkan PB Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-0. 

Atlet David Jacobs Raih Tiket ke Paralimpiade

(PAT)